Mayoritas orang Indonesia suka banget ngobrol dan shopping. Fakta ini membuat pasar chatbot sangat bergairah. Apalagi, pulsa internet terbilang cukup murah. WNI merasa nyaman berlama-lama ngrumpi bareng chatbot.
Sekadar informasi, pengguna internet di Indonesia mencapai lebih dari 132 juta jiwa. Ini mendudukkan Indonesia di peringkat ke-6 terbesar dunia.
Sementara pengguna Facebook di Tanah Air mencapai 115 juta user. Tak hanya itu, Facebooker Indonesia menduduki posisi ketiga paling aktif di dunia.
Dalam hal pengguna ponsel, Indonesia berada di peringkat keempat dunia dengan 100 juta ponsel aktif. Indonesia hanya kalah dari Tiongkok, India dan Amerika.
Urusan belanja online, ada sekitar 25 juta WNI yang aktif belanja melalui internet. Sedangkan total nilai pasar e-commerce mencapai 5,6 miliar dolar AS dengan rata-rata pembelian perorang mencapai 228 dolar AS per tahun.
Data ini tak bisa dibantah lagi akan jadi surga bagi pengembang chatbot di Indonesia. Tantangannya adalah bagaimana menyajikan chatbot sesuai selera Nusantara.
Related posts
Chatbot, Makhluk Apaan Sih?
Teknologi terus berkembang. Salah satu yang paling mutakhir adalah chatbot. Buat kamu yang belum tahu apa itu chatbot, simak ulasannya berikut ini.
Potensi Chatbot Masa Depan
Kehadiran chatbot benar-benar disambut baik oleh masyarakat. Buktinya, jumlahnya terus meningkat.
Chatbot PT Pos Indonesia
Buat yang sering kirim surat atau paket lewat pos harus punya chatbot ini. Di Telegram, chatbot ini bisa dihubungi lewat @posindonesia_officialbot.
Chatbot Bikin Alibaba Kaya Raya
Tahu tidak, setiap hari Alibaba meraup penjualan sampai USD 25,4 miliar atau Rp 342,9 triliun? Tahu tidak, setiap hari terjadi 325.000 pesanan per detik di Alibaba?
Separuh Manusia Kehilangan Pekerjaan
Semakin pintar chatbot, semakin banyak peran manusia yang tergantikan. Diprediksi 50% manusia akan kehilangan pekerjaan. Siapkah kita menghadapinya?
Jualan Mudah dengan Pikub Bot
Hari gini gak bisnis online? Wah, rugi banget. Saatnya sukses berbisnis online dengan Pikub Bot. Cukup install di Instagram dan rasakan fasilitasnya.
Chatbot, Level Rendah AI
Jutaan orang di Indonesia sudah keranjingan pakai chatbot. Ada banyak manfaat yang diberikan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) ini.
Bikin Chatbot Sendiri, Bisa?
Siapa bilang bikin chatbot susah? Dengan cara ini, kamu bisa membuat chatbot tanpa harus menguasai ilmu programming. Saatnya kamu punya chatbot sendiri.
Belanja Mudah dengan Belanjain.id
Mau beli ini dan itu tapi malas keluar rumah? Sekarang ada chatbot asyik bernama Belanjain.id. Cukup install chatbotnya di Telegram, kamu sudah bisa beli macam-macam.
Menanti Chatbot Berperasaan
Chatbot terus berkembang. Salah satu yang ditunggu adalah chatbot yang mampu memahami emosi manusia. Kesuksesan ini akan mengubah pola hubungan manusia.
Bikin Chatbot Anda Tambah Cerdas
Buat Anda yang sudah punya chatbot sendiri, saatnya memanfaatkan marketplace Eva. Ada puluhan kecerdasan buatan yang bisa Anda install dengan mudah.
Chatbot Canggih MUI
Butuh informasi masjid terdekat, cek ayat Alquran, cari Hadist, jadwal sholat? Kenalan saja sama Mualim. Chatbot MUI ini bakal membantu kaum muslimin.
WANDA, Chatbot Apartemen Pertama di Dunia
Bisnis apartemen sangat menjanjikan. Tak heran jika di mana-mana, apartemen tumbuh bak jamur di musim hujan. Salah satu apartemen yang banyak mendapat perhatian masyarakat adalah Begawan Apartment di kawasan Tlogomas, Kota Malang, Jawa Timur.
Satu Chatbot Beragam Fungsi
Punya asisten pribadi tentu sangat menyenangkan. Ada banyak hal yang bisa dibantu, mulai dari tempat bertanya, atur jadwal, membayar sejumlah tagihan, hingga mengurus investasi.
Menyimpan File dengan Chatpax
Sayang banget punya file terus hilang gak ketahuan rimbanya. Apalagi, kalau file itu penting sekali. Bisa menyesal seribu bahasa.
Awas, Bumerang Chatbot
Sama dengan teknologi lain, chatbot rentan jadi sasaran tembak para kriminal cyber. Butuh kerja sama agar hal negatif ini dapat dicegah sedini mungkin.
Chatbot dari Masa ke Masa
Chatbot kali pertama dikenal pada tahun 1950-an. Seiring berjalannya waktu, chatbot terus berkembang hingga menjadi salah satu asisten terbaik manusia.
Chatbot Bisa Bikin Masalah
Chatbot punya banyak manfaat. Tapi, teknologi canggih ini berpotensi memicu masalah. Paling ngeri, chatbot saling berinteraksi untuk merugikan manusia.
Ini yang Bikin Chatbot Laris
Pengembang chatbot di Indonesia terus bertambah. Aneka chatbot dibikin untuk melayani dan menyenangkan penggunanya. Salah satu faktor mengapa chatbot terus tumbuh adalah tingginya pengguna internet untuk komunikasi instan.
Chatbot Asyik di LINE
Seiring berjalannya waktu, beragam jenis chatbot terus bermunculan. Salah satu yang paling banyak diunduh adalah chatbot di LINE. Berikut tiga chatbot menarik yang bisa kamu andalkan untuk hidup lebih baik.
Chatbot Bisa Depak Pasangan
Chatbot semakin banyak diminati masyarakat. Buktinya, pengguna chatbot makin hari makin meningkat. Efesiensi waktu jadi alasan utama masyarakat memilih chatbot.
Masa Depan Bisnis Ada di Chatbot
Chatbot akan menguasai komunikasi manusia, termasuk dalam hal bisnis. Ada alasan mengapa hal itu bisa terjadi.
Chatbot Akan Rebut Profesi Ini
Chatbot makin lama makin pintar. Saking pintarnya, sejumlah profesi manusia bakal digeser oleh teknologi ini. Perlu persiapan agar kita tak jadi korban.
Kecerdasan Buatan Tak Berbahaya
Banyak yang bilang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) akan membahayakan kehidupan manusia. Cepat atau lambat, manusia akan sangat bergantung pada mesin. Kalau tak dibatasi, mesin akan mengalahkan, bahkan memperbudak manusia.
Teknologi di Balik Chatbot
Dulu, manusia bermimpi bisa bicara dengan benda. Sekarang, mimpi itu telah menjadi nyata. Salah satunya berkat teknologi chatbot. Lalu apa yang membuat chatbot mampu berkomunikasi laiknya manusia?
Chatbot Buat Kaum Muslimin
Terkadang kita bingung dengan fatwa atau hukum agama. Kadang kita juga bingung jadwal waktu sholat. Apalagi, kalau sedang di luar kota.
Melaju Cepat dengan Chatbot
Dunia bisnis butuh kecepatan. Siapa cepat, dia menang. Siapa lelet, dia tertinggal. Nah, biar gak ketinggalan, chatbot bisa jadi senjata andalan.