Kehadiran chatbot benar-benar disambut baik oleh masyarakat. Buktinya, jumlahnya terus meningkat.
Pada April 2016, Facebook membuka Facebook Messenger untuk mengembangkan chatbot. Dua bulan setelahnya, muncul 11.000 chatbox di Facebook Messenger. Pada November 2016, angkanya tumbuh tiga kali lipat.
Layanan berbasis teks ini kebanyakan menawarkan kemudahan untuk mengecek berita, mengorganisasi rapat, memesan makanan, dan membeli tiket pesawat.
Menurut data Transparency Market Research, pada tahun 2020, sebanyak 85% interaksi konsumen diprediksi akan menggunakan chatbot. Kondisi ini mau tidak mau akan menggerus sejumlah profesi, salah satunya customer service. Soal potensi bisnis, pada tahun 2025 pendapatan dari pasar chatbot di seluruh dunia diprediksi mencapai lebih dari $994,5 juta.
Bagaimana, siap berkembang bersama chatbot? Install sekarang dan nikmati fasilitas mewah untuk kehidupan yang lebih baik 👍😉
Related posts
Teknologi di Balik Chatbot
Dulu, manusia bermimpi bisa bicara dengan benda. Sekarang, mimpi itu telah menjadi nyata. Salah satunya berkat teknologi chatbot. Lalu apa yang membuat chatbot mampu berkomunikasi laiknya manusia?
Satu Chatbot Beragam Fungsi
Punya asisten pribadi tentu sangat menyenangkan. Ada banyak hal yang bisa dibantu, mulai dari tempat bertanya, atur jadwal, membayar sejumlah tagihan, hingga mengurus investasi.
Indonesia Surga Chatbot
Indonesia jadi surga bagi para pengembang chatbot. Ini karena orang Indonesia suka ngobrol dan shopping. Sekarang saja, ada 132 juta pengguna internet.
Chatbot Asyik di LINE
Seiring berjalannya waktu, beragam jenis chatbot terus bermunculan. Salah satu yang paling banyak diunduh adalah chatbot di LINE. Berikut tiga chatbot menarik yang bisa kamu andalkan untuk hidup lebih baik.
Chatbot, Level Rendah AI
Jutaan orang di Indonesia sudah keranjingan pakai chatbot. Ada banyak manfaat yang diberikan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) ini.
Chatbot Canggih MUI
Butuh informasi masjid terdekat, cek ayat Alquran, cari Hadist, jadwal sholat? Kenalan saja sama Mualim. Chatbot MUI ini bakal membantu kaum muslimin.
Ini yang Bikin Chatbot Laris
Pengembang chatbot di Indonesia terus bertambah. Aneka chatbot dibikin untuk melayani dan menyenangkan penggunanya. Salah satu faktor mengapa chatbot terus tumbuh adalah tingginya pengguna internet untuk komunikasi instan.
Chatbot Bisa Bikin Masalah
Chatbot punya banyak manfaat. Tapi, teknologi canggih ini berpotensi memicu masalah. Paling ngeri, chatbot saling berinteraksi untuk merugikan manusia.
Menyimpan File dengan Chatpax
Sayang banget punya file terus hilang gak ketahuan rimbanya. Apalagi, kalau file itu penting sekali. Bisa menyesal seribu bahasa.
Jualan Mudah dengan Pikub Bot
Hari gini gak bisnis online? Wah, rugi banget. Saatnya sukses berbisnis online dengan Pikub Bot. Cukup install di Instagram dan rasakan fasilitasnya.
Belanja Mudah dengan Belanjain.id
Mau beli ini dan itu tapi malas keluar rumah? Sekarang ada chatbot asyik bernama Belanjain.id. Cukup install chatbotnya di Telegram, kamu sudah bisa beli macam-macam.
Separuh Manusia Kehilangan Pekerjaan
Semakin pintar chatbot, semakin banyak peran manusia yang tergantikan. Diprediksi 50% manusia akan kehilangan pekerjaan. Siapkah kita menghadapinya?
Chatbot dari Masa ke Masa
Chatbot kali pertama dikenal pada tahun 1950-an. Seiring berjalannya waktu, chatbot terus berkembang hingga menjadi salah satu asisten terbaik manusia.
Chatbot Bisa Depak Pasangan
Chatbot semakin banyak diminati masyarakat. Buktinya, pengguna chatbot makin hari makin meningkat. Efesiensi waktu jadi alasan utama masyarakat memilih chatbot.
Chatbot Buat Kaum Muslimin
Terkadang kita bingung dengan fatwa atau hukum agama. Kadang kita juga bingung jadwal waktu sholat. Apalagi, kalau sedang di luar kota.
Kecerdasan Buatan Tak Berbahaya
Banyak yang bilang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) akan membahayakan kehidupan manusia. Cepat atau lambat, manusia akan sangat bergantung pada mesin. Kalau tak dibatasi, mesin akan mengalahkan, bahkan memperbudak manusia.
Melaju Cepat dengan Chatbot
Dunia bisnis butuh kecepatan. Siapa cepat, dia menang. Siapa lelet, dia tertinggal. Nah, biar gak ketinggalan, chatbot bisa jadi senjata andalan.
Chatbot Bikin Alibaba Kaya Raya
Tahu tidak, setiap hari Alibaba meraup penjualan sampai USD 25,4 miliar atau Rp 342,9 triliun? Tahu tidak, setiap hari terjadi 325.000 pesanan per detik di Alibaba?
Chatbot, Makhluk Apaan Sih?
Teknologi terus berkembang. Salah satu yang paling mutakhir adalah chatbot. Buat kamu yang belum tahu apa itu chatbot, simak ulasannya berikut ini.
Chatbot PT Pos Indonesia
Buat yang sering kirim surat atau paket lewat pos harus punya chatbot ini. Di Telegram, chatbot ini bisa dihubungi lewat @posindonesia_officialbot.
Bikin Chatbot Anda Tambah Cerdas
Buat Anda yang sudah punya chatbot sendiri, saatnya memanfaatkan marketplace Eva. Ada puluhan kecerdasan buatan yang bisa Anda install dengan mudah.
Chatbot Akan Rebut Profesi Ini
Chatbot makin lama makin pintar. Saking pintarnya, sejumlah profesi manusia bakal digeser oleh teknologi ini. Perlu persiapan agar kita tak jadi korban.
WANDA, Chatbot Apartemen Pertama di Dunia
Bisnis apartemen sangat menjanjikan. Tak heran jika di mana-mana, apartemen tumbuh bak jamur di musim hujan. Salah satu apartemen yang banyak mendapat perhatian masyarakat adalah Begawan Apartment di kawasan Tlogomas, Kota Malang, Jawa Timur.
Bikin Chatbot Sendiri, Bisa?
Siapa bilang bikin chatbot susah? Dengan cara ini, kamu bisa membuat chatbot tanpa harus menguasai ilmu programming. Saatnya kamu punya chatbot sendiri.
Awas, Bumerang Chatbot
Sama dengan teknologi lain, chatbot rentan jadi sasaran tembak para kriminal cyber. Butuh kerja sama agar hal negatif ini dapat dicegah sedini mungkin.
Masa Depan Bisnis Ada di Chatbot
Chatbot akan menguasai komunikasi manusia, termasuk dalam hal bisnis. Ada alasan mengapa hal itu bisa terjadi.
Menanti Chatbot Berperasaan
Chatbot terus berkembang. Salah satu yang ditunggu adalah chatbot yang mampu memahami emosi manusia. Kesuksesan ini akan mengubah pola hubungan manusia.